Amasaki Mei(天咲めい)
Profil

| Tinggi | 157cm |
|---|---|
| Ukuran | B102 / W58 / H89 (I cup) |
| Golongan Darah | A |
Tentang Amasaki Mei
天咲めい (Amasaki Mei) adalah aktris JAV yang memiliki tinggi badan 157cm dengan ukuran tubuh B102(I)-W58-H89. Amasaki Mei memulai karirnya di industri film dewasa sekitar tahun 2006-2007. Selama bertahun-tahun, ia telah membintangi banyak sekali judul film, menunjukkan dedikasinya dalam dunia perfilman dewasa. Jika dilihat dari judul dan genre film yang dibintanginya, Amasaki Mei dikenal karena perannya dalam film-film bertema *gyokun* (payudara besar), *paizuri* (masturbasi dengan payudara), dan *chudashi* (ejakulasi di dalam). Ia juga sering tampil dalam film-film dengan unsur SM (sadomasokisme), *kinbaku* (pengikatan), dan *innou* (urin). Walaupun fokus utamanya adalah pada tema-tema tersebut, terdapat juga beberapa film yang menampilkan unsur-unsur lain seperti *anal* (seks anal), *gokkun* (menelan sperma), dan *3P/4P* (seks bertiga/berempat). Di awal karirnya, ia seringkali membintangi film-film dengan tema "perkosaan" (dengan tanda ●) namun seiring berjalannya waktu, tema ini berkurang. Amasaki Mei sering bekerja sama dengan beberapa studio dan produser film dewasa terkenal, termasuk Crystal Eizou, CineMagic, dan M's Video Group. Ia juga beberapa kali muncul dalam berbagai seri film, seperti "Kyonyu Onnagari", "Shibari Nyu", "Kyonyu Gal Gyou● Chudashi", "Love Gang!", "Anal Sex Mae Yori Ushiro Suki", "Kyonyu Bakunyu", "Zermen Chudoku", "Kyonyu Rape 4 Jikan", "M's Soshuhen", dan "The Fuck Fuck Fuck", yang menunjukkan popularitas dan daya tariknya bagi para penggemar film dewasa. Secara keseluruhan, Amasaki Mei dikenal sebagai aktris yang memiliki tubuh proporsional, khususnya payudara besar (I cup) yang menjadi daya tarik utamanya. Ia juga dikenal karena perannya dalam berbagai genre film dewasa, mulai dari yang *mainstream* hingga yang lebih *hardcore*, menjadikannya salah satu aktris yang cukup versatil di industri ini.
Aktris Serupa
Berdasarkan hasil analisis pengenalan wajah AI. Ini bukan untuk mengidentifikasi individu.



















